السلام عليكم ورحمة الله وبركاته..
Afwan sebelum nya ada saudara yg bertanya ketika ada seorang ibu meninggal dunia..kemudian seluruh anak anak nya bermimpi bertemu dengan ibunda yg sudah meninggal tsb lantas ibu nya tersebut berkata kepada anak nya bahwasan nya ibunda ini belum meninggal..dan bunda ini meninggal dalam keadaan meninggal suri(yg suka di kenal dengan mati suri) ketika situasi tsb harus bagaimanakah seorang anak nya ketika bermimpi bertemu ibu nya yg mengatakan tsbut..dan apakah ada amalan nya..
Syukron katsir sebelum nya🙏
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته....
Dalam disiplin ilmu agama, mimpi tidak bisa dijadikan hujjah (landasan hukum) ketika bertentangan dengan syariat yg sdah ada. Sedangkan menggali kmbali kuburan jelas2 dilarang dalam agama kecuali ada alasan2 yg disetujui oleh syariat, dan larangan menggali kmbali kuburan tsbt dikarenakan bisa merusak kehormatan mayyit.
Di bawah ini, beberapa alasan dibolehkan menggali kuburan,diantaranya:
1. Bila di dalam kubur ada barang berharga, seperti cin-cin (emas) dsb.
2. Bila mayyit menelan barang (yang tidak hancur) milik orang lain dan si pemilik memintanya kembali, dan tidak ada seorang pun ahli warits yang menanggung.
3. Bila si mayyit dikafani dengan kafan hasil ghosob atau mayit dikubur di tanah ghosob dan si pemilik tidak merelakannya.
4. Bila mayit dikubur di tanah (area) banjir/longsor dan dikhawatirkan akan terbawa banjir/longsor.
5. Bila mayit (bayi) menjadi obyek ta’liq tolak. Seperti suami berkata: bila anak yang lahir adalah laki-laki maka kamu tertolak satu, bila terlahir wanita maka kamu tertolak dua. Kebetulan si bayi lahir dan langsung meninggal, lantas dikubur dan belum diketahui jenis kelaminnya. Maka kejadian di atas bisa menjadi sebab kuburan (bayi) itu digali. Alasan ini, juga bisa menjadi pengantar kebolehan proses aotopsi ketika dibutuhkn.
6. Bila seorang perempuan dikubur dan mengandung janin yang diyakini janin itu masih hidup.
*Catatan:* menurut hemata ana, dalam kasus om budi diatas mngkin bisa diqiyaskn trhdap point yg ke-6 ini dengan digarisbawahi *"jika diyakini"* mimpi berjamaah tersebut ada benarnya disebabkan *ketika hari meninggalnya si ibu trsebut memang kurang teliti apakah sudah meninggal/belum tanpa diperhatikan secara serius*, adapun jika memang dihari wafatnya sdah betul2 diteliti dan diyakini bhwa si ibu benar2 sdah wafat maka baiknya jangan smpe digali kmbali.
Adapun amalan untuk bisa bertemu dalam mimpi dengan orang yg kita inginkan, dalam kitab "Fathil malikil majid" hal.112, diterangkan:
Ketika mau tidur berwudhu, kemudian memakai pakaian yg suci, dan nantinya tidur ditempat(kasur) yg suci smbil mnghadap ke kiblat, dan membaca:
- surat wasyamsi waduhaha 7x
- walaili idza yaghsya 7x
- at-tiin 7x
- al-ikhlas 7x
Kemudian berdoa:
اللهم أرني في منامي ....... ... واجعل لي منه فرجا ومخرجا وأرني في منامي ماأستدل به على إجابة دعوتي.
Lakukan sampe 7 malam..
Dan jangan lupa senantiasa bermusyawaroh dengan ulama stmpat...🙏🙏